Flagella

Flagella adalah organel sel yang bentuknya seperti cambuk yang dapat digerakkan. Flagella terdapat pada organisme bersel satu, dan satu organisme biasanya hanya memiliki satu atau beberapa flagella. Diameter flagella adalah sekitar 0,25 nm dan panjangnya 10 – 200nm. Flagella berfungsi sebagai alat gerak atau pengatur gerakan hasil sekresi / komponen lain sel tersebut. Flagella sering disamakan dengan silia, namun sesungguhnya mereka berbeda, beberapa perbedaannya antara lain :
  • Silia terdapat banyak di seluruh permukaan tubuh, sedangkan flagella jumlahnya satu atau hanya beberapa.
  • Silia merupakan rambut yang pendek 2-20 nm, sedangkan flagella berbentuk seperti cambuk yang panjang.
  • Berbeda pergerakan dan sumber energi yang digunakan untuk bergerak.
  • Untuk sumber energinya silia memperoleh energi dari molekul yang disebut kinesin, sedangkan flagella dari membran sel. 
FLAGELLA


Silia

Silia adalah organel sel yang bentuknya seperti rambut yang dapat digerakkan. Silia berfungsi sebagai alat gerak atau pengatur gerakan hasil sekresi / komponen lain sel tersebut. Silia panjangnya bervariasi tergantung kepada masing-masing sel, yaitu sekitar 2 – 20 nm dan memiliki diameter sekitar 0,25 nm. Biasanya silia terdapat sangat banyak pada seluruh permukaan sel. Silia sering disamakan dengan flagella namun sesungguhnya mereka berbeda. Beberapa perbedaannya antara lain adalah :
  • Silia terdapat banyak di seluruh permukaan tubuh, sedangkan flagella jumlahnya satu atau hanya beberapa.
  • Silia merupakan rambut yang pendek 2-20 nm, sedangkan flagella berbentuk seperti cambuk yang panjang.
  • Berbeda pergerakan dan sumber energi yang digunakan untuk bergerak.
  • Untuk sumber energinya silia memperoleh energi dari molekul yang disebut kinesin, sedangkan flagella dari membran sel. 

PENGERTIAN SILIA

Vakuola

Vakuola adalah organel sel yang berupa rongga berisi cairan. Vakuola diselimuti oleh suatu selaput membran yang disebut tonoplas. Vakuola berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam sel, melakukan proses sirkulasi zat di dalam sel, dan sebagai tempat menyimpan hasil sintesis sel. Struktur ini ditemukan pada semua sel tumbuhan, namun tidak pada sel hewan. Vakuola merupakan penyusun dari 90% volume sel tumbuhan dewasa. Pada cairan vakuola terdapat berbagai bahan organik dan anorganik, seperti gula, protein, asam organik, fosfatida, tanin, pigmen flavonoida, Ca Oksalat, dll. 
PENGERTIAN VAKUOLA

Mitokondria

Mitokondria adalah organel sel yang tersusun atas dua membran. Mitokondria sering disebut pabrik energi, karena berfungsi untuk tempat metabolisme energi di dalam sel. Ukuran mitokondria berbeda – beda sesuai dengan selnya, kisaran ukurannya antara 0,3 – 0,40 nm. Mitokondria memiliki dua membran, yaitu membran luar dan membran dalam, keduanya kuat, fleksibel dan stabil. Membran dalam membentuk lipatan – lipatan yang disebut krista, sedangkan membran luar merupakan pembatas mitokondria dengan sitoplasma. Antara membran dalam dan membran luar terdapat struktur yang disebut matriks. Matriks atau cairan ini mengandung lemak, protein, DNA, dan ribosom

Peroksisom

Peroksisom adalah organel sel yang dibungkus oleh membran lipid tunggal yang mengandung protein reseptor. Peroksisom berfungsi untuk metabolisme lemak, asam amino, dan biosintesis plasmanogen (suatu lipid penyusun membran sel saraf dan sel otot). Peroksisom memiliki sekitar 50 enzim yang mengkristal dipusatnya. Enzim – enzim utama yang ditemukan pada peroksisom adalah katalase dan oksidase. Enzim pada peroksisom mentransfer berbagai hidrogen dari substran oksigen sehingga peroksisom juga menghasilkan Hidrogen Peroksida (H2O2). Peroksisom terdapat pada hampir seluruh eukariotik. 

Sentriol

Sentriol adalah organel sel yang berjumlah dua dan berperan dalam proses pembelahan sel. Sentriol berbentuk silindris seperti tabung yang memiliki lubang tengah dan tersusun dari mikrotubulus. Satu Sentriol biasanya terdiri dari 9 mikrotubulus dengan lubang ditengah sehingga membentuk seperti cincin (Lihat gambar). Sentriol sel berfungsi untuk pengaturan kutub sel dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel. Sentriol memiliki diameter 0,15 – 0,7 nm. Organel sel ini tidak memiliki membran, DNA, maupun RNA. 

Mikrofilamen (Filamen Aktin)

Mikrofilamen (Filamen Aktin) adalah bagian dari kerangka sel berbentuk batang padat yang merupakan rantai untaian protein. Mikrofilamen memiliki diameter 5 – 7 nm, sangat kecil, sehingga disebut Mikrofilamen. Protein penyusunnya merupakan protein aktin, yaitu suatu protein globular yang berhubungan dengan miosin. Struktur ini bersifat fleksibel dan konsestensinya semipadat seperti gel. Mikrofilamen merupakan organel yang berfungsi sebagai penanggung jawab semua gerakan yang ada pada sel.